Bismillah
Connecting to God in Today's world
Why dont take a walk outside today. Come out of the bubble and taste the fresh air.
Leave the bubble and connect to the outside world. Come to know and discover that your bubble is not everything in this life.
Today
In our bubbles we live
Safe and comfortable
Isolated and disconnected
How could you observe the twinkling stars
How could you witness the shining moon
If you dont go outside and stare at the sky at night?
From your bubble you will not be able to do so
How could you feel the heat of the sun
How could you enjoy walking on the soft grass
If you dont go outside and walk on the earth
From your bubble you will not be able to do so
How could you think more about the greatness of the Creator
How could you praise, love, and fear Him even more
If you dont observe and think and relate to His creations
From your bubble you will not be able to do so
Leave the bubbles Live with others
Verily by connecting to the creations Can we connect to God better
If Someone Wants to Know What Position He Enjoys In The Eyes of God, He Has Only To Look At What Place He Gives To God [in His Heart and Life]-(Hakim)
Thursday, May 19, 2005
Wednesday, May 18, 2005
Bismillah
Baina Al-ams wa Al-Yaum
Antara semalam dan hari ini mungkin tidak jauh berbeza.
Mungkin semalam dan hari ini rasanya sama saja.
Semalam mungkin juga berbeza dengan hari ini.
Mungkin semalam ada di Chicago tetapi hari ini ada di Cleveland.
Mungkin semalam ada di Cleveland tapi hari ini ada di Bloomington.
Mungkin semalam ada di dalam dewan ceramah tetapi hari ini ada di dalam rumah sahaja.
Semalam mungkin penuh dengan pengisian ilimiah tetapi hari ini peningkatan ilmu jadi statik.
Semalam mungkin sesuatu bermula dan hari ini ia berakhir.
Hari ini mungkin berpisahnya sahabat yang bertemu semalam.
Hari ini kita lebih tua dari semalam dan lebih dekat dengan esok.
Hari ini maut lebih dekat dari semalam
Baina Al-ams wa Al-Yaum
Antara semalam dan hari ini mungkin tidak jauh berbeza.
Mungkin semalam dan hari ini rasanya sama saja.
Semalam mungkin juga berbeza dengan hari ini.
Mungkin semalam ada di Chicago tetapi hari ini ada di Cleveland.
Mungkin semalam ada di Cleveland tapi hari ini ada di Bloomington.
Mungkin semalam ada di dalam dewan ceramah tetapi hari ini ada di dalam rumah sahaja.
Semalam mungkin penuh dengan pengisian ilimiah tetapi hari ini peningkatan ilmu jadi statik.
Semalam mungkin sesuatu bermula dan hari ini ia berakhir.
Hari ini mungkin berpisahnya sahabat yang bertemu semalam.
Hari ini kita lebih tua dari semalam dan lebih dekat dengan esok.
Hari ini maut lebih dekat dari semalam
Wednesday, May 04, 2005
Bismillah
Flamingo mati dihempap pokok di zoo
Sebab flamingo tak dapat lari
Sebab flamingo terkurung dalam sangkar
Sebab zoo bukan habitat sebenarnya
~biidhnillah
Manusia 'mati' dihempap dosa di dunia
Sebab manusia tak nak lari
Sebab manusia terkurung dalam nafsu
Sebab dunia bukan tempat tinggal kekalnya
~biidhnillah
Flamingo mati dihempap pokok di zoo
Sebab flamingo tak dapat lari
Sebab flamingo terkurung dalam sangkar
Sebab zoo bukan habitat sebenarnya
~biidhnillah
Manusia 'mati' dihempap dosa di dunia
Sebab manusia tak nak lari
Sebab manusia terkurung dalam nafsu
Sebab dunia bukan tempat tinggal kekalnya
~biidhnillah
Sunday, May 01, 2005
Bismillah
::Laisa ghairAllahu rabb lil i'bad::
Sujud patut hanya pada Allah Ta'ala. Perlakuan dan pengharapan patut hanya kerana Allah Azzawajall.
Tapi kita selalu mengharap dunia, mengenepikan Allah Azzawajall dan janji akhiratNya Ta'ala.
Tidak merasa dekat, tidak merasa takut.
Hanya angan-angan dan omong kosong.
Ya Allah,
Sudah berapa gunung dosa yang kami timbun
Bantu kami ya Allah untuk keluar dari timbunan dosa ini
Jangan tinggalkan kami ya Allah
Ma'afkan kesalahan kami
Ampunkan kesombongan kami
Kasihanilah kami
Jangan tutup hati, mata, dan telinga kami
Sebagaimana kau hina Bani Israel
Pimpin kami ya Allah
Ya Allah
Anta maulana
fansurlana
::Laisa ghairAllahu rabb lil i'bad::
Sujud patut hanya pada Allah Ta'ala. Perlakuan dan pengharapan patut hanya kerana Allah Azzawajall.
Tapi kita selalu mengharap dunia, mengenepikan Allah Azzawajall dan janji akhiratNya Ta'ala.
Tidak merasa dekat, tidak merasa takut.
Hanya angan-angan dan omong kosong.
Ya Allah,
Sudah berapa gunung dosa yang kami timbun
Bantu kami ya Allah untuk keluar dari timbunan dosa ini
Jangan tinggalkan kami ya Allah
Ma'afkan kesalahan kami
Ampunkan kesombongan kami
Kasihanilah kami
Jangan tutup hati, mata, dan telinga kami
Sebagaimana kau hina Bani Israel
Pimpin kami ya Allah
Ya Allah
Anta maulana
fansurlana
Saturday, April 30, 2005
bismillah
Ada sebiji telur burung merpati yang belum menetas
Ada seekor anak merpati yang masih di dalamnya
Anak merpati terpaksa duduk di dalam telur
Dia sudah semakin besar
Terasa sesak dan terseksa duduk di dalam telur
Bagaimana ingin keluar?
Apabila kekuatannya bertambah
Dengan paruhnya dipatuk-patuk dinding telur
Memang keras dan susah
Tapi anak merpati berusaha
Terus berusaha dan berdoa
Jika tidak, dia akan terpaksa terus tinggal di dalam telur
Selamanya
Akhirnya dinding telur sudah mula retak
Anak merpati sudah dapat melihat cahaya
Wah, indahnya
Dan menghirup udara dari luar
Alangkah segarnya
Tapi anak merpati masih tidak berpuas hati
Hanya retak sedikit tidak membenarkan dia keluar
Dia ingin bebas
Dia ingin terbang
Anak merpati terus meronta-ronta
Mematuk-matuk dinding telur
Biar pecah berderai
Akhirnya telur berkecai
Anak merpati kini bebas
Dan dia belajar dan berusaha
Berdikari
Dan terbang bebas
:: kita ibarat di dalam sangkar nafsu. Sekiranya kita tidak berusaha memecahkan sangkar nafsu , selamanya kita akan hidup dibelenggu nafsu. Qalbuna akan terus menderita, sesak dan tanpa cahaya. Kebebasan menuntut keinginan dan usaha. Walau sangkar nafsu itu teguh dan amat payah untuk meruntuhkannya, jika ikhlas berusaha dan memohon pertolongan Allah Azzwajalla, biidhnillah kita akan dapat keluar, bebas dari jadi tawanan di dalam sangkar nafsu. Jangan mudah berputus asa dan jangan mudah berpuas hati kerana "Inna as-syaitana a'duwwum mubin".
Semoga Allah azzawajall terima usaha kita dan akhirnya kita semua dapat terbang tinggi::
Ada sebiji telur burung merpati yang belum menetas
Ada seekor anak merpati yang masih di dalamnya
Anak merpati terpaksa duduk di dalam telur
Dia sudah semakin besar
Terasa sesak dan terseksa duduk di dalam telur
Bagaimana ingin keluar?
Apabila kekuatannya bertambah
Dengan paruhnya dipatuk-patuk dinding telur
Memang keras dan susah
Tapi anak merpati berusaha
Terus berusaha dan berdoa
Jika tidak, dia akan terpaksa terus tinggal di dalam telur
Selamanya
Akhirnya dinding telur sudah mula retak
Anak merpati sudah dapat melihat cahaya
Wah, indahnya
Dan menghirup udara dari luar
Alangkah segarnya
Tapi anak merpati masih tidak berpuas hati
Hanya retak sedikit tidak membenarkan dia keluar
Dia ingin bebas
Dia ingin terbang
Anak merpati terus meronta-ronta
Mematuk-matuk dinding telur
Biar pecah berderai
Akhirnya telur berkecai
Anak merpati kini bebas
Dan dia belajar dan berusaha
Berdikari
Dan terbang bebas
:: kita ibarat di dalam sangkar nafsu. Sekiranya kita tidak berusaha memecahkan sangkar nafsu , selamanya kita akan hidup dibelenggu nafsu. Qalbuna akan terus menderita, sesak dan tanpa cahaya. Kebebasan menuntut keinginan dan usaha. Walau sangkar nafsu itu teguh dan amat payah untuk meruntuhkannya, jika ikhlas berusaha dan memohon pertolongan Allah Azzwajalla, biidhnillah kita akan dapat keluar, bebas dari jadi tawanan di dalam sangkar nafsu. Jangan mudah berputus asa dan jangan mudah berpuas hati kerana "Inna as-syaitana a'duwwum mubin".
Semoga Allah azzawajall terima usaha kita dan akhirnya kita semua dapat terbang tinggi::
Tuesday, April 26, 2005
Bismillah
Bila berbicara dengan Nya
Bila berfikir tentang pesan Nya
Rasa kerdil
Rasa hina
Rasa dikasihi
Rasa dirahmati
Bila mengalun ayat Nya
Bila menghayati kalimah Nya
Rasa takut
Rasa cinta
Rasa diperhati
Rasa dipelihara
Ingin selalu mengemis ma'af dari Nya
Igin selalu merayu ampunan Nya
Ingin selalu mengharap pertolongan Nya
Ingin selalu memohon perlindungan Nya
Ingin selalu dekat dengan Nya
Ingin berjalan pulang
Kembali bersama qalbun saleem
Bertemu di Jannah Nya
Bila berbicara dengan Nya
Bila berfikir tentang pesan Nya
Rasa kerdil
Rasa hina
Rasa dikasihi
Rasa dirahmati
Bila mengalun ayat Nya
Bila menghayati kalimah Nya
Rasa takut
Rasa cinta
Rasa diperhati
Rasa dipelihara
Ingin selalu mengemis ma'af dari Nya
Igin selalu merayu ampunan Nya
Ingin selalu mengharap pertolongan Nya
Ingin selalu memohon perlindungan Nya
Ingin selalu dekat dengan Nya
Ingin berjalan pulang
Kembali bersama qalbun saleem
Bertemu di Jannah Nya
Subscribe to:
Posts (Atom)